Saturday, April 26, 2014

Bahan UH 3 Bahasa Indonesia

Petra 1
http://kmbsi.blogspot.com/2014/04/bahan-uh-3-bahasa-indonesia-kelas-viii.html

Petra 2
http://kmbsi.blogspot.com/2014/04/bahan-uh-3-bahasa-indonesia-kelas-vii.html



Jangan lupa presensi dulu di komentar!
Nama/Kelas/No. Presensi

Bahan UH 3 Bahasa Indonesia Kelas VII

      Pemarkah Jangan
      Pemarkah jangan disebut juga kalimat perintah larangan atau disebut juga kalimat perintah negatif yang berfungsi untuk melarang melakukan suatu perbuatan.
Contoh:
-          Jangan buang sampah sembarangan!
-          Jangan meludah sembarangan!

Kata Berimbuhan meN-transitif dan meN-taktransitif
Contoh:
a.       Kata Berimbuhan meN-transitif
Ibu menggoreng telur
Ibu goreng telur (lazim)
b.      Kata Berimbuhan meN-taktransitif
Perahu itu mulai menepi
Perahu itu mulai tepi (janggal)

      Membaca Tabel dan Menarasikan Tabel
Bagaimana cara membaca tabel?
       Bacalah judulnya karena dari judul akan diketahui gambaran isinya.
       Bacalah keterangan yang ada di atas, di bawah, atau disisinya. Keterangan merupakan kunci penjelasan tentang data yang akan disampaikan.
       Ajukan pertanyaan tentang isi tabel itu dengan cara mengubah judul menjadi pertanyaan yang jawabannya ada dalam tabel itu.
Langkah-langkah mengubah tabel menjadi uraian/ narasi :
       Gagasan utama tempatkan pada awal paragraf
       Mulailah merinci dengan angka tertinggi atau informasi yang terpenting lebih dahulu, baru diikuti ikuti informasi selanjutnya.
Contoh:

Penyaluran Gas Elpiji
Penyaluran tabung gas elpiji di DIY disebar dalam empat wilayah. Wilayah tersebut adalah Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo. Data alokasi tabung gas tersebut diperoleh dari Pertamina UPMS IV Cabang Yogyakarta.
Alokasi tabung gas ukuran 12 kilogram, di Kota Yogyakarta mendapat jatah paling tinggi. Jumlah tabung gas itu dialokasikan sebanyak 95.689 buah. Sedangkan wilayah Kulon Progo mendapat jatah paling sedikit. Jumlah tersebut adalah 4.135 buah. Alokasi tabung gas di wilayah Sleman sebanyak 34.409 buah. Dan wilayah Bantul sebanyak 10.359 buah.
Jumlah tabung gas ukuran 3 kilogram yang dialokasikan di Kota Yogyakarta adalah 60.900 buah. Sedangkan Sleman mendapat jatah lebih banyak, yaitu 80.325 buah. Untuk Bantul dan Kulon Progo sama sekali tidak mendapatkan jatah tabung gas ukuran 3 kilogram.