05 Januari 2016

Tokoh Idola

Tokoh Idola
Setiap orang mempunyai tokoh idola. Tokoh idola adalah orang yang dianggap istimewa karena kelebihan atau prestasi yang dimilikinya sehingga menimbulkan perasaan pada diri seseorang untuk meniru cara dan gaya tokoh idola dalam mencapai prestasinya.

Tokoh idola biasanya mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1. Banyak dikagumi masyarakat.
2. Ahli di bidangnya.
3. Mempunyai prestasi yang menonjol.
4. Dapat menjadi panutan/teladan.

1. Identitas tokoh dan keunggulannya
Setelah membaca teks yang berisi seorang tokoh idola, maka dapatlah disebutkan identitas dan keunggulannya.
Identitas tokoh idola meliputi nama lengkapnya, nama panggilan, nama orang tua, tempat dan tanggal lahir tokoh, pendidikan yang ditempuh. Keunggulan tokoh dapat dilihat dari prestasi yang pernah diraihnya. Berikut ini adalah salah satu profil tokoh yang dapat dijadikan tokoh idola.

Soekarno
Dr.(H.C.) Ir. H. Soekarno (Sukarno, nama lahir: Koesno Sosrodihardjo) (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 1901 –meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966. Ia memainkan peranan penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus1945. Soekarno adalah yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan ia sendiri yang menamainya.

sumber : wikipedia

Penghargaan
  • Semasa hidupnya, Soekarno mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa dari 26 universitas di dalam dan luar negeri.
  • Perguruan tinggi dalam negeri yang memberikan gelar kehormatan kepada Soekarno antara lain adalah Universitas Gajah Mada (19 September 1951), Institut Teknologi Bandung (13 September 1962), Universitas Indonesia (2 Februari 1963), Universitas Hasanuddin (25 April 1963), Institut Agama Islam Negeri Jakarta (2 Desember 1963),Universitas Padjadjaran (23 Desember 1964), dan Universitas Muhammadiyah (1 Agustus 1965). 
  • Sementara itu, Columbia University (Amerika Serikat), Berlin University (Jerman), Lomonosov University (Rusia) dan Al-Azhar University (Mesir) merupakan beberapa universitas luar negeri yang menganugerahi Soekarno dengan gelar Doktor Honoris Causa.
  • Pada bulan April 2005, Soekarno yang sudah meninggal selama 35 tahun mendapatkan penghargaan dari Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki. 
  • Penghargaan tersebut adalah penghargaan bintang kelas satu The Order of the Supreme Companions of OR Tambo yang diberikan dalam bentuk medali, pin, tongkat, dan lencana yang semuanya dilapisi emas. 
  • Soekarno mendapatkan penghargaan tersebut karena dinilai telah mengembangkan solidaritas internasional demi melawan penindasan oleh negara maju serta telah menjadi inspirasi bagi rakyat Afrika Selatan dalam melawan penjajahan dan membebaskan diri dari apartheid.Acara penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan di Kantor Kepresidenan Union Buildings di Pretoria dan dihadiri oleh Megawati Soekarnoputri yang mewakili ayahnya dalam menerima penghargaan
          sumber : myheropresident.wordpress.com

2. Alasan mengidolakannya
Seseorang menjadi tokoh idola dikarenakan alasan tertentu.
Contohnya, kepandaian memainkan gitar, kelihaiannya bermain bulu tangkis sehingga menjadi juara dunia berkali-kali, dan sebagainya.

Sekarang, coba diingat siapakah yang pernah menjadi inspirasi kalian dalam meningkatkan prestasi di sekolah. Apakah kalian pernah mempunyai cita-cita untuk menjadi seseorang seperti tokoh idola kalian. mungkin ada yang mau menjadi penyanyi terkenal, pemain sepak bola, pembawa acara televisi, dan lain-lain. Siapapun yang menjadi inspirasi kalian dan motivator kalian, bisa jadi, itulah salah satu tokoh idola kalian.

17 Februari 2015

PUISI

APA ITU PUISI?
Puisi adalah ungkapan perasaan atau pikiran penyairnya yang dirangkai menjadi suatu bentuk tulisan yang mengandung makna.

Atau menurut Wikipedia, puisi dalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan.

UNSUR INTRINSIK PUISI
  1. Tema (sense) adalah gagasan utama dari puisi baik yang tersirat maupun tersurat.
  2. Amanat (intention) atau pesan adalah sesuatu yang ingin disampaikan penyair melalui karyanya.
  3. Nada (tone), yaitu sikap penyair terhadap pembacanya, misalnya sikap rendah hati, menggurui,    mendikte, persuasif, dan lain-lain.
  4. Rasa atau emosional adalah sentuhan perasaan penulisannya dalam bentuk kepuasan, keheranan, kesedihan, kemarahan atau yang lain.
  5. Diksi adalah pilihan kata yang dipakai untuk mengungkapkan perasaan dalam puisi.
  6. Rima adalah pengindah puisi dalam bentuk pengulangan bunyi baik awal, tengah maupun akhir.
CITRAAN DALAM PUISI
Citraan Penglihatan
Citraan Penglihatan merupakan Citraan yang bersentuhan dengan indera penglihatan. Citraan penglihatan merupakan jenis yang paling banyak ditemukan dalam puisi. Rangsangan yang distimulus oleh citraan penglihatan kepada indera penglihatan akan menjadikan bayangan imajinasi yang tidak terlihat seolah-olah nyata. 
Citraan Pendengaran
Citraan Pendengaran juga merupakan Citraan yang sering muncul dalam puisi dan dihadirkan dengan mengurai atau mendeskripsikan bunyi.  Penyair yang sering menggunakan jenis citraan ini disebut sebagai penyair auditif. 
Citraan Perabaan
Citraan Perabaan berkenaan dengan aktivitas perabaan. Citraan Perabaan berkenaan dengan Citraan Gerak bahwa melalui Citraan ini, kita seolah-olah dihadapakan dengan sebuah benda padat dan selanjutnya dapat dipegang. 
Citraan Gerak
Kehadiran Citraan gerak bisa menimbulkan hal yang ditandai terkesan bergerak.  Hal yang digambarkan bergerak sebenarya tidak bergerak namun dilukiskan bergerak shingga terlihat hidup dan dinamis. 
Citraan Penciuman
Citraan ini merupakan citraan yang menonjolkan peran indra pembau.  Citraan ini merupakan jenis citraan yang paling jarang digunakan. 
Citraan Pengecapan
Citraan Pengecapan merupakan citraan yang berkenaan dengan indra pengecapan.  Citraan jenis ini jugajarang digunakan dalam puisi. 

Dengan berbagai kategori yang telah disebutkan di atas, tidak menutup kemungkinan bila terjadi perpaduan berbagai jenis Citraan dalam sebuah puisi sekaligus.  Kesatuan dari berbagai Citraan di atas, akan memberi warna sebuah puisi. 

Contoh:
Tentukan citraan dalam puisi di bawah ini!

Dialog Senja


Tuhan Menegurku
Ketika daun – daun gugur di depan pintu
Bunga pun layu runtuh ditamanmu
Dan kau termangu sambil meremas jemariku yang gemetar
Dalam rasa paling beku
Dapatkah kini kau tertawa seperti biasa
sambil kau kibarkan rambutmu di udara
Bagai lambang kemenagan cinta ?
Syukurilah anugrah dalam setiap helaan nafas kita
Hari – hari yang berlalu penuh makna
Setelah hidup dan menghidupi alam semesta, katamu
Sambil menyibak tirai jendela
Hingga hari makin cepat senja
Tuhanpun menegurku
Ketika lembar – lembar usia berjatuhan di buku harianmu
Tenaglah tanganku yang dingin
Renta akan meraihmu di balik cahaya
                            
                                                                                           =Karya Ahmadun Yosi Herfanda=

Jawaban:
Dalam Puisi di atas hampir setiap kata dalam bait – baitnya menggunakan citraan. Seperti “Tuhan Menegurku” ini merupakan citraan pendengaran karena ada kata “menegurku” dan kita mengetahui teguran itu dengan cara mendengar. “daun – daun gugur” termasuk citraan penglihatan karena cara kita mengetahui daun – daun itu gugur dengan cara melihat. ”Bunga pun layu”juga termasuk citraan penglihatan karena cara kita mengetahui bunga itu layu dengan cara melihat. “Meremas Jemariku”kata ini merupakan citraan Perabaan karena kita mengetahui jemari diremas dengan merasakan rabaannya. “dalam rasa paling beku”meskipun terdapat kata rasa tetapi ini bukanlah citraan perasaan tetapi citraan perabaan , di lihat dari kata “beku” dan kita mengetahui bahwa itu beku dengan menggunakan indera perba kita (kulit). “kau kibarkan rambutmu” masuk kepada citraan penglihatan karena kita mengetahui kibaran rambutmya dengan cara melihat. Kata “menyibak tirai jendela”termasuk citraan gerakkarena menyibakkan tirai jendela itu dengan cara menggerakkannya. Dan terakhir adalah kata “tanganku yang dingin” ini merupakan citraan perbaan karena kita bisa merasakan dingin karena dingin itu menyentuh indra peraba.


TUGAS
Perhatikan gambar dibawah ini setelah itu tulislah sebuah puisi (satu atau dua baris saja) yang di dalamnya terdapat citraan (satu citraan saja)!

Tulis nama, kelas, & nomor presensi di kolom komentar!